Dibalik destinasi wisata dan panorama pantai yang indah, Bali selalu menghadapi tantangan serius, salah satunya banjir. Setiap musim hujan, beberapa wilayah yang ada di pulau Bali kerap terendam akibat curah hujan tinggi, air sungai meluap hingga kerusakan lingkungan. Untuk itu, diperlukan solusi penanggulangan banjir yang cepat, efektif dan ramah lingkungan, salah satunya dengan menggunakan geobag. Supaya mengetahui fungsi, manfaat dan penerapan geobag untuk penanggulangan banjir di Bali, maka bisa langsung simak penjelasannya berikut:
Apa Itu Geobag?
Geobag adalah kantong berwarna putih mirip karung yang berasal dari lembaran bahan geotextile non woven. Material dasar produk ini ada dua, yakni Polypropylene (PP) dan Polyester (PET) yang dijahit rapi menggunakan benang nylon D9 agar kuat serta tahan lama, terutama saat ingin diaplikasikan di daerah pantai maupun daerah rawan banjir.
Sebelum diaplikasikan, kantong geobag akan diisi oleh material yang ada di sekitar lokasi (on-site). Misalnya, kalau di pantai akan diisi oleh pasir, sementara di daerah rawan banjir atau sekitar sungai akan diisi dengan batuan kecil maupun tanah. Adapun ukuran geobag yang biasa digunakan untuk banjir adalah 50 cm x 70 cm. Meski begitu, ukuran geobag bisa dicustom sesuai dengan kebutuhan proyek. Jadi, Anda bisa request ukurannya sesuai keperluan masing-masing.
Fungsi dan Manfaat Geobag dalam Menanggulangi Banjir di Bali
Ada beberapa fungsi dan manfaat geobag dalam penanggulangan banjir di wilayah Bali, yaitu:
Fungsi:
-
Pembuatan dan Perkuatan Tanggul
Ketika terjadi banjir, geobag bisa cepat disusun di sepanjang tepi sungai, saluran irigasi maupun area yang terancam luapan air. Hal ini bisa dijadikan sebagai tanggul sementara yang kokoh untuk mengalihkan atau menahan air, melindungi pemukiman hingga infrastruktur.
Selain sebagai tanggul sementara, geobag juga berfungsi sebagai tanggul permanen untuk memperkuat tanggul yang sudah ada (baik itu dari tanah atau beton). Susunan geobag yang rapat memberikan daya tahan maksimal terhadap erosi dan tekanan air tinggi hingga mencegah tanggul jebol saat debit air maksimal. Sementara untuk daerah pesisir atau dataran rendah rawan banjir rob (air laut pasang), geobag dapat disusun sebagai barikade untuk menahan serta membatasi luapan air laut.
-
Pengendalian Erosi dan Stabilisasi Lereng
Geobag dapat dipasang pada sepanjang tebing sungai sebagai lapisan pelindung, menggantikan atau melengkapi batu kali maupun beton. Material geotekstil pada geobag mampu menyerap energi aliran air, menahan partikel tanah dan efektif mencegah gerusan atau pengikisan tebing yang bisa melemahkan struktur sungai sungai hingga memicu longsor.
Pada daerah dengan kontur curam dan tanah labil, tumpukan geobag mampu memberikan daya tahan tambahan terhadap geseran. Hal ini tentu sangat penting agar lereng yang rawan longsor bisa lebih stabil, terutama saat tanah jenuh air akibat curah hujan atau banjir, sehingga dapat mengurangi pergerakan tanah.
-
Perlindungan Pesisir dan Pencegahan Abrasi
Mengingat Bali adalah pulau, masalah abrasi seringkali berkontribusi pada kerentanan banjir di daerah pesisir. Disinilah geobag dapat membantu dengan cara disusun pada area garis pantai sebagai struktur pemecah gelombang. Susunan ini efektif dalam meredam dan memecah energi ombak serta arus kuat.
-
Perbaikan Darurat Infrastruktur
Terakhir, geobag dapat digunakan sebagai pemulihan setelah bencana banjir atau longsor. Material ini dapat Anda pakai untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur secara cepat, seperti menambal tanggul yang amblas dan menopang pondasi pada jalan, jembatan maupun saluran irigasi yang tergerus banjir.
Manfaat:
-
Fleksibilitas dan Adaptabilitas
Struktur geobag yang fleksibel mampu mengikuti pergerakan tanah tanpa mudah retak atau rusak, cocok sekali digunakan pada tanah yang labil.
-
Proses Pemasangan Cepat
Geobag mudah diisi dengan material on-site atau lokal dan cepat disusun, sehingga menjadi solusi ideal bagi tanggap darurat banjir.
-
Permeabilitas Baik
Geotekstil memiliki daya saring baik, hal ini memungkinkan air meresap sambil menahan partikel tanah. Sehingga, dapat mengurangi tekanan hidrostatis di belakang tanggul atau lereng dan mengurangi risiko kerusakan.
-
Tahan Lama
Karena terbuat dari geotekstil yang tahan terhadap sinar UV, zat kimia dan abrasi, maka struktur geobag dipastikan bisa bertahan lama hingga 15-20 tahun.
Penerapan Geobag untuk Penanggulangan Banjir di Bali
Untuk menanggulangi banjir di Bali, terutama di daerah pesisir pantai dan rawan bencana, berikut proses penerapan geobagnya:
- Pilih geobag berbahan PP dengan gramasi 600 gsm agar lebih tebal, meminimalisir kerusakan dan tahan terhadap cuaca ekstrim.
- Kemudian isi karung geobag dengan material on-site, seperti pasir atau tanah.
- Untuk penataannya bisa pakai 3 row geobag, dimana geobag bisa diletakkan 1 row melintang dan 1 row lagi memanjang agar terlihat seperti 3 row dari samping.
- Selanjutnya, letakkan pasir antara dinding beton dan geobag dengan minimal space 1 meter sebagai penahan untuk meminimalisir kerusakan akibat ombak.
FAQ
- Apa perbedaan geobag dengan karung biasa yang diisi pasir untuk mencegah banjir?
Geobag terbuat dari material PP dan PET yang memiliki daya tahan tinggi dan daya saring optimal. Sementara karung biasa mudah sobek, cepat lapuk serta tidak memiliki fungsi filter.
- Material pengisi apa yang paling ideal untuk geobag dalam penanggulangan banjir di Bali?
Sangat dianjurkan menggunakan material pengisi lokal (on-site) untuk menekan biaya transportasi, seperti pasir maupun tanah.
- Selain banjir, bencana apa lagi yang bisa diatasi dengan geobag di Bali?
Longsor tanah, abrasi pantai serta erosi.
Itulah informasi seputar penerapan geobag untuk penanggulangan banjir di Bali yang bisa Anda ketahui. Urban Plastic menyediakan geobag dengan bahan berkualitas yang dapat Anda custom sesuai kebutuhan. Tak hanya itu, tersedia pula jasa pemasangan geobag yang dikerjakan oleh profesional, sehingga hasilnya bisa maksimal.
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geobag merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 9151 338 (Anna) atau: Email: info@urbanplastic.id .
